Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 15 Februari 2013

KPU Harus Lebih Awal Sosialisasikan Pencalonan


PADANGPANJANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangpanjang harus menjelaskan lebih awal teknis pencalonan bakal calon kepala daerah menyongsong Pilkada Kota Padangpanjang pertengahan tahun ini. Paling tidak tingkat kesulitan apa yang akan di hadapi pasangan calon saat mendaftarkan diri ke KPU Padangpanjang nanti. Demikian diungkapkan Koordinator Divisi Perencanaan Program dan Teknis KPU Provinsi Sumatera Barat Drs.HM. Mufti Syarfie.MM usai menyampaikan materi sosialisasi pencaloan bakal calon kepala daerah yang dilaksanakan KPU Kota Padangpanjang hari ini di Wisma Pangeran Guguak Malintang. Sosialisasi menurut Mufti tidak hanya bagaimana cara pencalonan, tapi juga bagaimana cara berkampanye, memenuhi pelaporan dana dan keuangan kampanye dan kekayaan bakal calon, semuanya ini akan menentukan lolos atau tidaknya pencalonan. “Kalau salah-salah legalisasi, nanti itu bisa membatalkan dan dianggap palsu, walau nanti dinyatakan pengadilan palsu dan sudah terpilih, secara otomatis akan gugur demi hukum, bisa diganti”, jelas Mufti Syarfi. Untuk itu dari pada nanti rugi pada akhirnya, pasangan calon harus mengetahuinya lebih dulu. Akibatnya akan lebih fatal apabila pasangan calon merasa tidak diberitahu oleh KPU, misalnya tentang ijazah sebagai persyaratan yang diatur undang-undang, normanya tidak bisa hilang begitu saja karena memang diatur oleh undang-undang, tambah Mufti. Untuk itu Mufti Syarfi berharap agar KPU selalu membuka diri dan selalu menjelaskan tentang tingkat kesulitan yang akan dihadapi oleh pasangan calon atau partai politik. Persoalan internal partai harus diserahkan ke internal partai, jangan sampai dibawa ke KPU. Demikian juga dengan calon perseorangan, jangan beranggapan misalnya setelah mendapat KTP dukungan sebanyak 10 ribu, atau 20 persen dari jumlah penduduk yang 50 ribu. Kenyataannya, suaranya tidak mencapai 100, jangan disalahkan KPU. Belum tentu jumlah KTP yang didapatkan signifikan dengan suara yang akan diperolehnya. "Kejadian ini pernah terjadi di Padang. Jangan sampai terjadi di Pilkada Padangpanjang, hanya karena kurangnya sosialisainya. Apalagi tidak pernah diketahui bagaimana cara mendapatkan KTP tersebut. Kita sarankan pasangan calon betul-betul bertemu dengan masyarakat, minimal melalui tim mereka yang solid ditingkat bawah dengan mengambil KTP dengan benar dan pemilik KTP mengakui memberikan dukungannya," ulasnya.(isril)

Sumber : padangmedia

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: KPU Harus Lebih Awal Sosialisasikan Pencalonan
Comments