Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 03 Oktober 2013

Piala WTN Penghargaan Pertama buat Hendri Arnis


Padangpanjang, Sumatera Barat kembalimeraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN)2013 untuk ke-12kalinya yangdiberikan KementerianPerhubungan RI. Kepala Bagian Humas Sekretariat Kota Padangpanjang Ampera Salim, Rabumembenarkan keberhasilanyangdiperolehkota itudibidangtertibberlalulintas dan akan diserahkan oleh MenteriPerhubunganE.E Mangindaandanditerima olehWali Kota Padangpanjang Hendri Arnis diSurabaya hariini(3/10). “Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankanPiala WTN.Kita menerima dua kalitahun ini,” katanya. Menurut dia, penghargaan dibidangtertiblalulintas itumerupakankadomanis diawal kepemimpinanHendriArnis sebagai WaliKota Padangpanjang periode 2013-2018setelah dilantik GubernurSumbar1Oktober2013. Kepala Dinas Perhubungandan Informatika Kota PadangpanjangAmrizal Nmenyebutkan, penghargaanpiala WTN yang diterima kaliinimerupakanhasil penilaian tahun2013. “Tahunlalu nilai kita mengalamipenurunan, meskimasihmemperolehpiala.Setelah kita benahi, tahunininilainya kembali meningkat,” ujarnya. Dia mengatakan, penghargaanitudiperolehberkat kerja keras instansiterkait, seperti Satuan LaluLintas Polres, Dinas Perhubungan, Organda dan kesadarantertiblalulintas darisegenap pengguna jalan. Meski demikian, dia meminta agar tidak merasa puas dengan apa yang sudahdikerjakan selama iniuntuk tertibnya lalu lintas. Termasuk pembinaan tertibberlalu lintas kepada masyarakat akanterus ditingkatkan. “Berlaku tertibdalam berlalulintas tujuanutamanya adalahkeselamatanpara pengguna jalan. Jika kemudianKemenhubmemberikan penghargaan, kita patut bersyukur. Tapijangan langsungpuas, apalagi sampailalai.Masihbanyak yangharus kita kerjakan, supaya lalu lintas di kota inibenar-benar tertib, aman danlancar,” katanya.(antara/kominfo)

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: Piala WTN Penghargaan Pertama buat Hendri Arnis
Read More

Pasangan Hendri Arnis - Mawardi Resmi Pimpin Kota Padang Panjang



PADANG PANJANG, SO -- Setelah melalui proses Pilkada yang demokratispasangan terpilih Hendri Arnis dan Mawardi, akhirnya dilantik atas nama Presiden Republik Indonesia oleh Gubernur Irwan Prayitno di Gedung DPRD Kota Padang Panjang,dalam Rapat Paripurna Istimewa, untuk periode 2013-2018, Selasa (1/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Muslim Kasim, Forkopinda Sumbar, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Padang Panjang, Para Mantan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang, Bupati dan Walikota seSumatera Barat, tokoh dan para perantau masyarakat Sumatera Barat, Kepala SKPD dilingkungan Pemprov dan Pemko Padang Panjang, Pimpinan Lembaga, Instansi BUMN/BUMD.

Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, rasa terima kasih dan bangga kepada seluruh pihak dan masyarakatKota Padang Panjang yang telah menunjukan kedewasaan berdemokrasi, sehingga pelaksanaan Pemilu Walikota dan Wakil Walikota dapat berjalan lancar dan aman sampai terlaksananya pelantikan hari ini.

Kita lihatdidepan ada dua pasangan yang duduk berdampingan dengan sikap keakraban dan dewasa, untuk kemajuan Kota Padang Panjang. Mulai hari ini Kota Padang Panjang berada pada titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat secaralebih maksimal dibawah kepemimpinan Kepala Daerah Defenitif.

Selama ini Kota Padang Panjang tidak hanya kota persinggahan dan perdagangan, namum telah menjadi salah satu daerah terbaik dalam penyelenggaraan dan kesehatan bagi warganya. Bahkan Kota Padang Panjang menjadi percontohan di Indonesia, dan banyakpara bupati /walikota menjadi tempat belajar, misalnya sebagai kota sehat, kota anti rokok dengan perda anti rokok. Dan kita berharap kepada Walikota dan Wakil Walikota baru dapatmempertahankannya serta dapat melakukan peningkatan yang lebih baikdari waktu - kewaktu.

Namun perlu kita ingat bahwa pada titik ini Kota Padang Panjang juga berada pada kondisi semakin meningkattuntutan kebutuhan masyarakat, pelayanan publikyang prima serta kondisi ketentraman dan ketertiban yang kondusif, ujarnya.

Irwan Prayitno juga menyampaikan, kita memahami bahwa Kota Padang Panjang memiliki wilayah yang relatifkecil dibandingkan kabupaten/kota lain di Sumatera Barat. Namun demikian kecil wilayah jangan dianggap sebagai batasan bagi pemerintahan dalam melakukan pembangunan daerah.

Justru dengan wilayah yang kecil memberi peluang dan kemudahan bagi pemerintah daerah untukmemaksimalkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakatserta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur publik. Untuk kepada kepala daerah terpilih yang dilantik hari ini, agar merumuskan kebijakan-kebijakan yang tepatdan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan daerah serta potensi yang dimiliki Kota Padang Panjang.

Pimpinlah Kota Padang Panjang dengan rasa tanggungjawab dan pengabdian yang tulus bagi kemajuan Kota Padang Panjang. Kesuksesan otonomi daerah pada hakekatnya tidaksaja dilihat dari sejauhmana pembangunan dan kemajuan daerah, namun tidakkalah pentingnya sejauhmana nilai-nilai budaya yang menjadi kearifan lokal dapat dijagadan ditransplantasikan ke dalam sistem pemerintahan daerah untuk Kota Padang Panjang yang lebih baikdimasa-masa mendatang.

Kepada mantan walikota dan wakil walikota periode 2008-2013, Syuir Syam dan Erwin yang telah memimpin kemajuan Kota Padang Panjang selama lima tahun terakhir, kita patut memberikan apresiasi dan penghargaan atasketulusan dan pengabdian selama ini, ungkapnya.

Dilaporkan : zarsyah

Sumber : SumbarOnline

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: Pasangan Hendri Arnis - Mawardi Resmi Pimpin Kota Padang Panjang
Read More

Sabtu, 03 Agustus 2013

Selasa, 30 Juli 2013

Kamis, 25 Juli 2013

Jumat, 19 Juli 2013

Gugatan Pilkada Didaftarkan ke MK

      Ketidakpuasan empat pa­sa­ngan calon wali kota/wakil wali kota atas perolehan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padangpanjang 4 Juli lalu, berlanjut dengan didaftarkannya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan dilakukan melalui Jon E & Parnert Lawyer ber­sama 20 pengacara, Selasa (16/7) sekitar pukul 14.31 WIB kemarin siang.
      Dua dari empat pasangan yang menggugat bersama, kepada Padang Ekspres me­nyebut gugatan yang didaf­tarkan ke MK berisikan tun­tutan digelarnya pelaksanaan Pilkada ulang. Dalam gugatan tersebut, beberapa temuan dan pelanggaran jelas dilakukan kubu pasangan calon yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang­panjang dan terbukti langsung oleh pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).
        Tidak hanya itu, pasangan nomor urut 2 dan 4 yang ber­bicara melalui selulernya me­ngatakan pihak mereka juga menemukan fakta terjadinya penggelembungan suara yang cukup besar. Selain itu, pe­langgaran penyelenggaran Pilkada oleh pihak KPU juga terbukti tidak melakukan se­bagai mana mestinya. Seperti penanganan surat suara rusak, yang hanya dititipkan di ke­po­lisian dan tidak mendatangkan surat suara pengganti.
       “Gugatan Pilkada ulang adalah target kami bersama. Temuan pelanggaran sudah jelas dan nyata, termasuk oleh pihak Panwaslu sendiri. Na­mun setelah adanya temuan dan bukti pelanggaran dalam penyelenggaraan, ternyata tidak ada tindak lanjutnya hingga penetapan hasil dan kandidat terpilih terus dise­lenggarakan KPU,” ujar ca­wako nomor urut 4, Jon Enardi yang menempati perolehan suara urutan ke empat.
        Sementara cawako nomor urut 2, Sonny Jendriza Idroes menegaskan perlu di­ga­ris­ bawahi, ini bukan persoalan kalah atau menang. Namun lebih jauh adalah bertujuan memberikan gambaran pelak­sanaan demokrasi yang men­didik kepada masyarakat Pa­dangpanjang. Karena itu di­sampaikan Sonny, dalam pe­lak­sanaan Pilkada Pa­dang­panjang 4 Juli lalu tersebut belum ada yang menang dan kalah.
        “Karena penyelenggaran tidak benar dan sarat dengan pelanggaran etika demokrasi, maka hasil yang kini telah ditetapkan KPU belum bisa diterima. Kami mengantongi bukti-bukti sangat kuat dan bahkan didukung salah satu pelanggaran yang disaksikan langsung oleh pihak Pan­was­lu,” ungkap Sonny.

Belum Terima Rilis
         Sementara itu Ketua Ko­misi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangpanjang, Sudir­man mengatakan pihaknya dalam penyelenggaran dalam sepengetahuannya berjalan sesuai aturan. Segala sesuatu tindakan dan kebijakan pe­nyelenggaraan Pilkada, selalu mengacu pada Peraturan KPU (PKPU). Namun beberapa ke­bi­jakan yang tidak tertera dan diatur secara resmi oleh PKPU, dilakukan langkah ra­sionil sesuai kebijakan internal KPU.
        Seperti pengamanan surat suara rusak, di dalam aturan resmi diakui tidak ditemukan peraturan yang jelas. Sehingga untuk mengamankannya, Su­dirman mengatakan pihak KPU sepakat menyerahkan ke instansi berwenang dalam pengamanan, yakni kepolisian. Sementara untuk penggantian kerusakan, KPU tidak me­lakukan mengingat jumlah surat suara yang tersisa di­pastikan melebihi tingkat pe­milih yang datang ke TPS.             “Kami telah mendapatkan informasi gugatan ke MK oleh empat pasangan menyangkut kebijakan penyelenggaran oleh KPU. Namun sampai saat ini, gugatan baru didaftarkan na­mun belum diterima secara resmi oleh pihak MK sehingga kami pun belum menerima rilis gugatan. Apa pun itu, kami selaku penyelenggara siap untuk dipanggil MK,” jawab Sudirman ketika ditemui di ruangannya kemarin.



Sumber : http://padangekspres.co.id

Rating: 4.5
Posting: Rambun Pamenan
Judul: Gugatan Pilkada Didaftarkan ke MK
Read More

Sabtu, 13 Juli 2013

Suir Syam Harapkan Pasangan HAMAS Lanjutkan Program Kesehatan

Wali Kota Padangpanjang, Sumatera Barat Suir Syam mengharapkan kepada pasangan Hendri Arnis - Mawardi (HAMAS) sebagai calon wali kota terpilih pada Pemilihan Umum Kepala Daerah priode 2013-2018 bisa melanjutkan program kesehatan yang sudah diaplikasikannya.
"Kita berharap pasangan terpilih Hendri Arnis- Mawardi bisa melanjutkan program kesehatan di Kota Padangpanjang ini ke depannya," harap Suir Syam usai menghadiri rapat pleno penetapan pemenang Pemilukada oleh KPU Kota Padangpanjang di gedung M Safei setempat, Kamis.
Harapan tersebut menurut dia, sangat manusiawi karena Mawardi sebagai Calon Wakil wali Kota terpilih memiliki latar belakang dari kesehatan.
"Saya yakin program kesehatan yang sudah di implementasikan selama ini akan kembali dilanjutkan oleh pasangan terpilih Pemilukada periode 2013-2018," sebutnya.
Program kesehatan yang sudah di canangkan oleh pasangan Wali Kota Padangpanjang periode periode 2008-2013 Suir Syam-Edwin dinilai sudah berhasil karena mendapatkan penghargaan dari World Health Organization (WHO).
Pasangan Hendri Arnis - Mawardi menang pada Pemilukada Kota Padangpanjang periode 2013-2018 4 Juli lalu setelah ditetapkan oleh KPU setempat di gedung M safei setempat, Kamis (11/7).
Calon terpilih Pasangan HAMAS berhasil mengguli empat pasangan calon Wali kota lainnnya dengan memperoleh suara terbanyak 10.230 atau 43,82 persen dari 23,345 atau 98,17 persen suara sah.
"Hasil itu diperoleh dari 85 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 16 kelurahan yang ada di Kota Padangpanjang," kata Ketua KPU Kota Padangpanjang Sudirman.
Pada posisi kedua ditempati oleh pasangan Edwin - Eko yang memperoleh suara 8.296 atau 35,54 persen suara yang terdapat di Kecamatan Padangpanjang Barat dan Padangpanjang Timur.
Posisi ketiga berhasil ditempati oleh pasangan SJI-AS yang memperoleh 2.953 atau 12,65 persen suara. Sedangkan tempat ke empat ditempati oleh pasangan Jon Enardi- Yurnalisman Syam yang memperoleh 1.250 atau 5,35 persen suara.
Posisi terakhir ditempati oleh pasangan Yusyafnital - Yuheldi yang hanya memperoleh 616 atau 2,56 persen suara terdapat di dua kecamatan Padangpanjang Barat 385 suara dan Padangpanjang Timur 231 suara.


Sumber : http://www.antarasumbar.com


Rating: 4.5
Posting: Rambun Pamenan
Judul: Suir Syam Harapkan Pasangan HAMAS Lanjutkan Program Kesehatan
Read More