Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 21 Februari 2013

Pilkada Padang Panjang Sepi, Partai Seakan Kehilangan Figur


PADANG PANJANG, SO--Meski pesta demokrasi di kota Padang Panjang telah diambang pintu, namun suhu politik dan semaraknya pesta tak terlihat meski dari bulan kemaren sampai sekarang poster dan baliho para kandidat telah memenuhi setiap persimpangan jalan bahkan sampai di tengah kota. Baik kandidat dari partai maupun perorangan seakan menggambarkan pesta demokrasi masyarakat ini akan diikuti oleh banyak kandidat, bahkan keinginan masyarakat akan munculnya calon yang akan maju untuk wako / wawako periode 2013-2018 nanti, berasal dari calon independent (perorangan tanpa partai). Sebagai wujud merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap partai akhir akhir ini, ternyata tidak terwujud di kota Serambi Mekah. Entah karena apa. Sementara masyarakat yang akan memilih juga sampai sekarang masih bingung karena dari sekian banyak baliho kandidat baru satu pasang yang telah syah secara partai mendapatkan restu baik dari DPW maupun DPP-nya, sedangkan partai lain sekan kehilangan figur yang akan mereka tampilkan pada masyarakat sebagai kader terbaik partainya. Sementara menyikapi tidak adanya calon independen tersebut, Nur Jufri salah seorang masyarakat kota Padang Panjang mengatakan, bahwa dengan merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik, maka sudah barang tentu kehadiran calon independen akan memberikan dampak positif terhadap persaingan politik dalam memperbutkan jabatan politik, antara lain rakyat sebagai pemilih akan memperoleh banyak pilihan untuk menentukan calon kepala daerah yang dinilainya paling layak dan berkualitas. Tampilnya calon independen diharapkan bisa memperbaiki iklim pasar politik. Jika dengan monopoli parpol atas pencalonan kandidat melahirkan produk-produk kepemimpinan yang buruk dengan harga politik yang mahal, pasar politik bisa disehatkan melalui pengembangan kompetisi dengan calon non-partai," ujarnya pada www.sumbaronline.com tegas. Disisi lain ujar Aceng menyeletuk pembicaraan pada www.sumbaronline.com bahwa kesertaan calon independen akan memaksa partai politik memperbaiki fungsi dan kinerjanya, Tidak akan sembarangasn memilih kandidat, Jika ingin meraih dukungan publik.Kegandrungan masyarakat akan calon independen setidaknya diharapkan dapat mencapai beberapa tujuan. Pertama, mendobrak partitokrasi (demokrasi yang dikangkangi partai politik) agar aspirasi dari bawah mendapatkan tempat dalam proses politik. Kedua, memungkinkan calon dari masyarakat yang dianggap publik lebih berkualitas daripada sekadar figur yang diusung segelintir elite partai politik serta mendorong demokratisasi internal partai politik. Sementara itu Ketua KPU Padang Panjang DR.Sudirman.MPd mengatakan bahwa dengan tidak adanya pendaftaran calon perorangan mungkin ada hal yang belum lengkap dari calon tersebut,. Mengenai perkiraan pasangan calon wako/wawako yang akan maju melalui partai politik, Sudirman memprediksikan ada lima atau mungkin bisa enam pasang. Dari kandidat partai yang mengusung sendiri kadernya tampa koalisi ada 3 partai, ditambah partai yang koalisi nantinya. Dari perhitungan itu kita memperkirakan sesuai pendanaannya ada lima (5) pasang,. "Seanadainya lima pasang kemungkinan kita akan kekurangan dana gdalam verifikasi faktual nantinya, dan inilah yang memakan biaya besar, kar3 na katanya lagi semua ijazah dari pada pasangan calon nantinya akan kita buktikan keabsahanya datanya , mulai dari SD, sampai ijazah terakhirnya yang diserahkan ke KPU, semua akan kita cari tahu kebenaranya, dan seandainya terdapat kepalsuan dari data ijazah tersebut kita dapat mengagalkan calon tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Ujar sudirman pada www.sumbaronline.com. Sementara itu Nasrulah Nukman SH, selaku politikus PKS mengatakan, ketidakadaan calon Indenpenden di kota Padang Panjang ini sudah di duga dari awal, bahkan dia sendiri sebagai staf ahli Fraksi PKS/PKB yang berkoalisi di DPRD telah membicarakana dan memprediksi semua itu, karena itu cuma ancaman bagi partai politik agar proses perekrutan calon wako/wawako tidak terlalu dipersulit, ujarnya. "Apalagi dengan syarat harus mengantongi minimal 3295 suara yang nantinya akan di verifikasi ulang oleh KPU melalui KPPSnya akan kebasahan data tersebut dan seandainya ada tak benar kekurangan tersebut harus diganti dua kali lipat ujarnya dan ini memamng sulit mendapatkanya," ujar Nasrullah. Sementara ketua DPRD Padang panjang Novi hendri mengatakan terkait tak adanya pasangan tersebut mungkin berat dalam persyaratan atau mungkin tidak adanya pasangan yang cocok dalam mendampinginya. Sementara menyikapi sepinya dan lamanya partai mengambil keputusan akan pasangan yang akan mereka usung, mungkin para petinggi partai benar benar selektif dan ingin tampil nantinya itu adalah hasil survei dan figur yang bisa diterima oleh kalangan masyarakat, jadi kita sabar aja menunggu apa keputusan partai, menyikapi dengan waktu yang mendesak dan krisisnya figur yang akan ditampilkan partai, Novi hanya menjawab dengan senyum simpul Dilaporkan : paul

sumber:sumbaronline

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: Pilkada Padang Panjang Sepi, Partai Seakan Kehilangan Figur
Comments