Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 21 Oktober 2012

Harus Bawa Wartawan


Sumber   :   http://www.sumbaronline.com
Oleh : Syamsoedarman *)

 INI pertama kali dalam proses pendaftaran calon kepala daerah (pilkada) di Indonesia. Partai Demokrat (PD) Cabang Kota Padang Panjang menetapkan salah satu persyaratan "terbaru". Seorang bakal calon (balon) walikota/wakil walikota saat mengambil formulir dan mendaftar diwajibkan didampingi wartawan. Pengambilan formulir dimulai 15 Oktober 2012 dan berakhir 30 Oktober 2012.
Saat pengambilan formulir dan pendaftaran itulah setiap balon harus mengikutsertakan wartawan.
 Maksudnya Partai Demokrat Padang Panjang ingin menguji kemampuan balon melobi dan menjawab pertanyaan wartawan. Jika bakal calon tidak punya figur ketokohan akan tercermin dari proses pencalon ini. Balon yang tidak dikenal biasanya akan luput dari liputan wartawan.
Tujuan lain agar bakal calon diketahui khalayak. Tidak ada pendaftaran sembunyi-sembunyi alias diam-diam. Hebat juga Partai Demokrat dalam menetapkan salah satu syarat proses pencalonan walikota yang akan dipilih langsung oleh warga Padang Panjang pada Juli 2013 mendatang. Sebenarnya sejak sebulan lalu, dua dari tiga partai yang berpeluang mengusung para balon sudah melaksanakan proses pendaftaran, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar. Pendaftaran di PAN sudah berakhir, sementara di Golkar masih berlangsung. PAN dan Golkar tidak mensyaratkan harus didampingi wartawan. Karena itu ada balon yang mendaftar diam-diam dan masyarakat baru mengetahui setelah sang balon sudah masuk daftar saja. Persyaratan yang ditetapkan Partai Demokrat Padang Panjang memang beda, namun memiliki arti penting selain persyaratan standar yang sudah baku. Persyaratan baku tersebut tentu saja tentang ketokohan, dikenal dan diinginkan masyarakat, meski tidak tertutup kemungkinan balon yang mendaftar adalah figur karbitan. Muncul tiba-tiba dan jika tidak terpilih juga akan menghilang tak tahu rimbanya. Lalu bagaimana jika ada balon yang mendaftar tanpa didampingi wartawan? “Pendaftaran balon akan ditunda, atau ditolak sampai persyaratan dipenuhi”, kata Ketua DPC Partai Demokrat Padang Panjang, Ir. Orba. Rupa Partai Demokrat Padang Panjang tidak main-main dalam proses pencalonan. Maka dari itu bagi yang tidak dikenal ketokohannya akan tersingkir secara alami. Yang menarik perhatian lagi, Demokrat membuka peluang dan kesempatan kepada siapa saja yang berminat menjadi bakal calon, tidak terbatas dari kalangan kader, warga Padang Panjang saja. Warga daerah lain juga boleh mendaftar. Tentang siapa yang akan terpilih, sekalipun Demokrat memiliki banyak tokoh, namun hasil survey menjadi salah satu poin yang menentukan. Kuncinya harus figur yang dikenal, memiliki kemampuan kepemimpinan dan diinginkan masyarakat. Survey akan dilakukan setelah proses pendaftaran balon ditutup. Sebelumnya sudah didahului survey di kalangan intren, meski hasilnya masih dirahasiakan Demokrat. Saat ini di kalangan warga Padang Panjang soal siapa yang akan terpilih menggantikan pasangan walikota/wakil walikota, Suir Syam-Edwin memang sudah hangt dibicarakan. Aroma politik lokal mulai panas tentang siapa balon yang akan diusung. Selain ada figur yang sudah mengakar, tidak sedikit pula tokoh yang muncul tiba-tiba, baik dari dalam daerah maupun dari kalangan perantau. Ada yang putera asli daerah (PAD) , banyak non PAD. Bellum lagi kader partai yang peminatnya cukup banyak. Sebut saja Edwin yang kini menjabat wakil walikota, Hendri Arnis (Wakil Bupati Tanah Datar), Aldias Sastra, Batlimus, Mawardi, Masrul Maesa, Erizal, Desva Remindo, Nur Idris, Faizah Hayati, Bukhari Dt. Tuo, Yusyafnital, Novi Hendri (Ketua DPRD Padang Panjang), Eko Furqani (wakil ketua DPRD), Orba (Ketua DPC Partai Demokrat), Jon Enardi (perantau), Sony Jendrial Idroes (perantau), Muharman, Irsatd dan banyak lagi yang akan menyusul.. Semua balon memiliki peluang yang sama, dan yang paling menentukan tentu pilihan masyarakat juga. *) Penulis adalah wartawan senior di Sumatera Barat

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: Harus Bawa Wartawan
Comments