Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 18 Juni 2013

Visi Kandidat Belum Jelas

Padangpanjang, Pas­ca­penetapan nomor urut pa­sangan calon yang akan maju pa­da Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang­pan­jang periode 2013-2018 pada 4 Juli mendatang, ketakutan para kandidat terhadap warning pi­hak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu setempat menjadikan eskalasi politik di kota berjuluk Serambi Mekah itu hampir menyamai dinginnya udara di Kota Padangpanjang.
 Keingin tahuan tinggi dari masyarakat Kota Padangpanjang terhadap buah fikir para kandidat yang selama ini masih menjadi ra­hasia masing-masing kubu, akhir­nya dibeberkan secara gam­blang melalui penyampaian visi dan misi pasangan calon, Senin (17/6) ke­marin di Kantor DPRD setempat.
 Melalui tahapan penyam­paian visi dan misi pasangan ca­lon ini, Ketua KPU Kota Pa­dang­panjang, Sudirman meng­ha­rap­kan masyarakat Padangpanjang mampu melihat secara cerdas pentingnya penyaluran hak pilih. Karena berdasarkan visi dan misi yang dikemukakan kandidat, merupakan gerbang perubahan Kota Padangpanjang untuk masa lima tahun ke depan.
 “Penyampaian visi dan misi oleh para kandidat pemimpin Kota Padangpanjang tersebut, bukan semata-mata sebagai sere­monial tahapan Pilkada. Akan tetapi merupakan salah satu ben­tuk pendidikan politik untuk ma­syarakat, agar menyalurkan hak pilih secara independen tanpa ter­perangkap dalam bujuk rayu mo­ney politic,” pungkas Sudirman.
  Sementara salah seorang pen­siunan birokrat, Masri, 55, me­nilai sosialisasi masing-masing kubu lima pasanga calon wali­ko­ta/wakil walikota belum mem­berikan input yang berarti bagi masyarakat. Hingga saat ini di­ka­ta­kannya, ketertarikan ma­sya­rakat lebih cenderung mengarah pada kesosokan kandidat dan belum mengacu pada pemikiran untuk kemajuan daerah.
 Lima pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pa­dangpanjang periode 2013- 2018 menyampaikan visi dan misi dan program kerja sesuai dengan nomor urut yang telah ditetapkan KPU beberapa waktu lalu. Ma­sing-masing pasangan calon disaksikan segenap undangan, berkesempatan membeberkan program masing-masing mak­simal 15 menit.
 Pasangan nomor urut 1, yakni Yusyafnital-Yuheldi pada kesem­patan tersebut menyampaikan visi dan misi serta program kerja lebih menitikberatkan pada bi­dang pendidikan, perekonomian dan agama serta melanjut sejum­lah program yang sudah ada. Selanjutnya pasangan SJI-Aldias Sastra pada visi dan misinya, mengungkapkan program ber­kaitan julukan Kota Serambi Mekkah yakni membangun mas­jid 100 kubah.          Sama halnya dengan pa­sang­an urut 1, kandidat yang diusung partai Demokrat ini juga me­nyampaikan misinya menun­taskan persoalan perekonomian masyarakat, salah satunya terkait revitalisasi pasar Padangpanjang. Akan tetapi SJI-AS lebih tegas, mengutarakan program revita­lisasi akan dituntaskan dengan menggunakan dana APBD dan APBN sebagaimana permintaan pedagang selama ini.
 Sedangkan pasangan Edwin-Eko yang merupakan kandidat diusung Partai Amanat Nasional (PAN) itu, menyampaikan bebe­rapa program baru, juga akan melanjutkan yang sedang berja­lan semasa mendampingi Wako Suir Syam periode 2008-2013 kemarin.
 Pasangan Jhon Enardi-Yur­na­lis­­man Syam memiliki visi dan misi ser­ta program kerja hampir sama dengan sejumlah kandidat sebelumnya.
 Kemudian pasangan nomor urut terakhir, Hendri Arnis-Ma­wardi terlihat begitu berapi-api. Pa­sangan yang diusung Par­tai Golkar, PKS, PKB dan PBB ini salah satu­nya mengetengahkan solusi eko­no­mi yang lebih konkrit dengan me­ma­jukan industri kerakyatan.


Sumber :  http://padangekspres.co.id

Rating: 4.5
Posting: Rambun Pamenan
Judul: Visi Kandidat Belum Jelas
Comments