Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 27 September 2012

ORBA - Anak Pedagang

ORBA - Anak Pedagang...

(anak pasa padang panjang)

Jika Pak Suir Syam adalah anak petani, Maka Orba adalah anak pedagang (anak pasa padang panjang) . Kalau dulu persawahan di Padangpanjang cukup luas, namun pada saat sekarang Padangpanjang juga tepat dikatakan sebagai Kota Pedagang, karena merupakan kota persimpangan di antara kota atau kabupaten lain di Sumatera Barat

Dulu saya pernah ketemu Orba dan dalam diskusi kami, dia bergumam, “Kalau seandainya Padangpanjang dikelola dengan visi marketing/pemasaran yang pas, Padangpanjang itu bisa jadi seperti Negara Singapura”

Seperti yang kita ketahui, Singapura merupakan Negara yang hampir tidak memiliki sumber daya alam, mereka hanya memiliki sumber daya manusia yang tangguh, dan Negara dengan koordinat di persimpangan negara-negara Asean, seperti Indonesia, Philipina, Malaysia, Thailand dan Brunai Darusalam. Uniknya negara ini, menjadi kota transit orang-orang dari penerbangan manca negara, Eropa, Amerika, Asia dan Australia. Singapura dibangun dengan visi pemasaran yang tangguh, sehingga menjadi salah satu negara terkaya di Asia, hanya dengan menjadi Negara Transit.


“Kalau seandainya kita punya mesin PACKAGING/kemas produk saja di Padangpanjang, produk seperti Gula Saka, Ikan Bilih, atau kuliner khas Padangpanjang yang dikelola secara profesional serta di design dengan inspirasi pemasaran yang baik, produk-produk tersebut akan bisa masuk Mall di daerah lain”. Tidak masalah produknya dari mana, yang penting packaging/pengemasannya ada di Padangpanjang. Itulah yang dilakukan di Singapura. Produknya boleh dari Negara lain, tapi pengemasannya ada di Singapura”, katanya lagi.

“Dengan pemasaran yang baik dan dibantu oleh quality control yang ter-standar, bukan tidak mungkin produksi Pondok Kapur kita sebagai produsen batu kapur pilihan bahan industri dasar”, sambung Orba , “Tentu dengan proteksi dari Pemko” Tambahnya,

“ Atau kita bisa menjual keindahan Bukit Tui, sebagai ajang untuk pariwisata pilihan di Padangpanjang.

Orang yang belum pernah mendaki Bukit Tui, tidak akan tahu kalau di atas Bukit Tui itu ada puluhan hektar hamparan tanah siap bangun atau siap pakai, baik untuk pariwisata, maupun pertanian. Di belakang Bukit Tui itu ada tanah rata yang berbatasan dengan Kayu tanam. Bahkan pengembangan kota nantinya akan ke sini, dan kita tidak perlu memikirkan tukar guling Tanah TNI yang cukup banyak, dan telah menjadi wacana di Padangpanjang sejak cukup lama”, ucap beliau serius.

Atau Padangpanjang yang terkenal dengan sentra kulinernya di resmikan menjadi kota “Wisata Kuliner Malam”,

kita undang masyarakat Tanah Datar, Agam dan Pariaman untuk bersantap malam di Padangpanjang. Coba bayangkan, kalau sudah jam 8 malam, akan sulit mencari makan di Bukit Tinggi, dan daerah lain, tapi di Padangpanjang kulinernya sampai jam 1 pagi. Ini hanya butuh sentuhan pemasaran/marketing”, katanya

Apa muara dari itu ide Teks Link Bpk Orba ini semua? Ya, pasti peningkatan income/pendapatan masyarakat Padangpanjang, atau bahasa kerennya Ekonomi kerakyatan. Bpk Orba juga bercerita tentang tatakelola pasar di Padangpanjang, yang menurut saya sangat Visioner. Inilah yang kami maksud Bpk Orba, Disamping seorang Marketing/pemasar/pedagang juga anak Pedagang Pasar Padangpanjang atau lebih dikenal sebagai Anak Pasa Padangpanjang.

Itulah sekelumit diskusi kami dengan Bpk Orba , beberapa bulan yang lewat. Menurut analisa kami, jika beliau terpilih, jelas sekali akan keberpihakan beliau terhadap Pasar Padang Panjang serta peningkatan pendapatan masyarakat menjadi perioritasnya.

R. ORBA, MBA
berasal dari keluarga Toko Obat & Apotik Minang Padangpanjang,
yang dulunya didirikan oleh kakeknya, H. Z
Ainuddin, St Pamenan, yang dikenal dengan nama Haji Menan Toko Obat Minang. Orba merupakan anak pertama dari 5 bersaudara yang berasal dari pasangan Zuhardin atau lebih dikenal dengan Uda War Minang dengan Uni Ida Sari atau Yunilda.

Masa pendidikan Orba dimulai dari sekolah Taman Kanak-Kanak Fransiskus, SD 11 Tanah Lapang Kantin, SMP dan SMA di kota kelahirannya, Padang Panjang. Melanjutkan pendidikannya Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Kemudian tahun 1998 Orba kembali memperkaya keilmuannya dengan menamatkan pendidikan S2 dengan gelar MBA atau master of business and admistration melalui jurusan marketing/Pemasaran.

ORBA menetap di Jakarta dengan berkarya sebagai seorang Manager Profesional dan juga Pengusaha. Tak pelak, melalui profesionalitas inilah Orba menjadi salah satu anak nagari Padangpanjang yang “merambah dunia”. Ini dapat terlihat jelas melalui kerja keras ORBA yang melanglang buana hingga ke luar negeri dalam rangka tugas dan perjalanan dinas, maupun seminar atau mencari bisnis baru untuk dipasarkan di Indonesia. Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan secara profesional inilah yang membuat Orba memiliki jaringan yang cukup luas, baik di kalangan pebisnis, investor maupun dengan birokrat

ORBA memang dikenal memiliki ketajaman visi. Ketajaman ini pun semakin terasah setelah beliau mengikuti serangkaian training yang berkesinambungan, baik di dalam maupun di luar negeri, sehingga memperkaya khasanah keilmuan dan ilmu kepemimpinan, serta entrepreunership/ilmu pemasarannya selama bertahun-tahun.

Sekilas profil ORBA, sang anak nagari yang akan memberi “angin segar” bagi masyarakat Kota Padangpanjang dan sekitarnya

Sumber  :    Tim Sukses yang Bersangkutan   ( P5 )

Rating: 4.5
Posting: Padang Kayo
Judul: ORBA - Anak Pedagang
Comments